Senin, 11 Juni 2018

PA212 Harap Parpol Koalisi Keummatan Usung Habib Rizieq Capres 2019

Ketum Garda 212 Ustadz Ansufri Idrus Sambo bersama dengan Habib Rizieq dan Ketum DPP Persaudaraan Alumni 212 Ustadz Slamet Maarif. [istimewa]
Wakil ketua umum Persaudaraan Alumni 212 (PA212) Ustadz Asep Syaripudin membantah ada penolakan dari Habib Rizieq bin Shihab (HRS) saat diusung menjadi Calon Presiden (Capres) hasil dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PA212 yang digelar beberapa waktu yang lalu.

“Habib Rizieq tidak pernah menolak dicalonkan sebagai Capres. HRS itu mengapresiasi Capres Cawapres yang direkomendasikan PA212, termasuk beliau sendiri,” kata Ustadz Asep ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (11/6/2018).

Lantas apakah PA212 ingin agar imam besar mereka maju dan diusung sebagai Capres di Pilpres 2019, Ustadz Asep tak menampiknya. Bahkan ia mengatakan itu adalah keinginan besar mereka untuk menjadi keputusan di ijtima ulama yang digelar oleh para ulama dan pimpinan parpol Koalisi Keummatan.

“Jadi secara prioritas kami usung beliau karena bagi kami beliau (HRS) lah yang paling tepat, kemudian baru kami menunggu respon beliau,” terangnya.

Kemudian Ustadz Asep menegaskan bahwa pengusungan HRS sama sekali bukan keinginan pribadi Habib Rizieq sendiri.

“Beliau ini pada prinsipnya tidak pernah. Jangankan berniat, berazzam saja beliau tidak pernah menjadi calon presiden. Tapi kalau ulama dan ummat menghendaki beliau kemudian beliau dicalonkan sebagai capres oleh partai koalisi keummatan yang solid dan bersatu, maka beliau siap,” tegasnya.

Hanya saja dalam agenda sebelum pengusungan itu dilakukan, Ustadz Asep mengatakan pihaknya akan terus mengkonsolidasikan seluruh partai Koalisi Keummatan agar bersedia mengusung HRS sebagai Capres 2019 nanti.

“Yang jadi agenda kita kedepan adalah kami akan konsolidasikan ulama se Indonesia dan parpol Koalisi Keummatan agar berkenan mengusung HRS. Nanti setelah itu tahapannya berkomunikasi dengan HRS bagaimana kesiapan beliau. Kalau beliau siap maka kita terima, kalau beliau tidak siap maka kita hargai,” tuturnya.

“Tapi sekarang kita berharap beliau siap. Nah, kami berharap parpol Koalisi Keummatan dan para ulama untuk tidak ragu-ragu mengusung HRS jadi capres demi kebaikan bangsa dan negara ini,” tambahnya.

Syarat mutlak HRS bersedia jadi Capres


Waketum DPP PA212, Ustadz Asep Syaripudin
Ustadz Asep mengatakan usai PA212 bertemu langsung di Makkah, Habib Rizieq bisa jadi bersedia diusung Capres dengan dua syarat mutlak.
“Jadi beliau itu siap ketika; pertama ulama dan ummat menghendaki beliau menjadi capres, dan kedua adalah partai Koalisi Keummatan yang terdiri pada PKS, PAN, Gerindra dan PBB bersatu dan menghendaki beliau menjadi capres,” terangnya.

Syarat mutlak tersebut menjadi jawaban bahwa Habib Rizieq sama sekali tidak memiliki ambisi pribadi untuk maju sebagai calon presiden, namun ia hanya bersedia maju ketika ummat benar-benar ingin beliau maju.

“Pesannya adalah beliau tidak pernah berambisi, beliau tidak pernah berniat dan beliau tidak pernah berazzam. Tapi sekarang kita lah yang harus berfikir secara objektif siapa sebetulnya orang yang paling layak menggantikan rezim yang sekarang yang akan cipatakan perubahan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Kenapa harus Habib Rizieq?

Selanjutnya Ustadz Asep mengatakan bahwa mengapa PA212 ingin agar Habib Rizieq yang maju sebagai Capres. Alasan utamanya adalah karakter imam besar tersebut yang konsisten menjalankan syariat Islam secara kaffah.

“Belum tentu umat Islam biasa yang berkuasa akan menegakkan keadilan, tapi kalau umat Islam yang melaksanakan aturan Islam secara kaffah pasti dia berbuat adil karena itu adalah ketentuan syariat yakni harus berbuat adil kepada siapapun,” terang Ustadz Asep.

“Dan kami berkeyakinan HRS kalau beliau jadi Presiden akan menjaga agama ini. Kalau menjaga agama pasti menjaga negara, karena menjaga negara belum tentu menjaga agama,” imbuhnya. (ibn)

Sumber Berita :
REDAKSI KOTA